Jul 18, 2012

Movie Review: Wedding Dress (웨딩드레스)

Judul Film: Wedding Dress / 웨딩드레스
Sutradara: Kwon Hyeong Jin
Screenplay: Yoo Yong Ah
Negara: South Korea
Tahun Rilis: 2010
Lama Film: 109 Menit
Distributor: Sidus FHN
Website: http:://www.wedding-dress.co.kr
Harga DVD: $22 (amazon.com)
Casts: 
- Song Yoon Ah as So Go Eun
- Kim Hyang Gi as Jang So Ra
- Lee Gi Woo as Ji Hoon




Hello everyone ^^ Kakak DocCii disini ~ 
Aku itu penderita insomnia akut. Kalau belum jam 4 pagi, rasanya mata susah merem :-D 


Troublesome dan boring banget kalau sudah kayak begitu karena biasanya di jam-jam segitu gak ada acara TV yang bagus ataupun kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan (sendiri). Beruntung salah satu teman dekatku juga penderita insomnia parah. Tapi bukan berarti akhirnya aku punya partner untuk skype-an waktu kita berdua gak bisa tidur... karena temanku itu sibuk nonton DVD mulai dari jam dia berhenti kerja sampai dia bisa tidur di pagi hari.


Temanku itu lalu menyuruh aku melakukan hal yang sama, dan jadi sering merekomendasikan film-film bagus yang harus aku tonton. Beruntung banget, gak cuma merekomendasikan, dia juga kadang suka membelikan atau meminjamkan aku DVD dari film-film yang dia anggap bagus.


Berhubung temanku itu Korean, makanya kebanyakan film yang dia rekomendasikan adalah film Korea. Salah satunya adalah film "Wedding Dress" ini. Aku sudah punya DVD nya sejak beberapa minggu lalu, tapi baru aku tonton tadi malam. Hehe.


"Wedding Dress" adalah sebuah film bergenre family ballad (sebutanku untuk film keluarga yang mellow), dimana seorang single mother bernama Go Eun, seorang perancang dan pembuat gaun pengantin, yang divonis hanya memiliki sedikit waktu untuk hidup karena penyakitnya. Go Eun menghabiskan sisa hidupnya untuk mempersiapkan anak semata wayangnya yang bernama So Ra supaya bisa hidup mandiri tanpa ibu nya.


So Ra sendiri adalah anak SD yang sedikit bermasalah. Dia tidak memiliki teman di sekolah karena OCD (obsessive compulsive disorder) yang dimilikinya. So Ra tidak bisa berbagi makanan dari dalam satu wadah dengan temannya ataupun melakukan kontak fisik dengan teman-temannya karena dia pikir hal tersebut merupakan hal kotor yang bisa membuat dia muntah.


Film ini berjalan menceritakan bagaimana usaha Go Eun berjuang melawan penyakitnya, dibantu dengan seorang teman yang sudah dianggap sebagai saudara kandungnya dan atasannya di butik gaun pengantin. Juga bagaimana So Ra yang diam-diam telah mengetahui bahwa hidup Ibu nya tidak akan lama lagi, dan dia berusaha untuk mewujudkan semua keinginan terakhir sang Ibu.


image credit: hancinema.com
Last wishes yang diutarakan Go Eun pada So Ra adalah dia menginginkan untuk melihat So Ra memiliki teman yang banyak dan melihat pertunjukan balet So Ra. Demi memenuhi itu semua, So Ra rela melawan rasa jijik dan takutnya berbagi makanan dengan teman-temannya dan bermain dengan mereka sehingga teman-temannya mau ikut dengannya menjenguk Go Eun di rumah sakit. So Ra dengan bangga mengatakan pada Ibu nya bahwa sekarag dia sudah banyak teman.


So Ra juga berusaha mati-matian mengejar ketertinggalannya dalam menari balet supaya bisa ikut pentas dan Ibu nya bisa melihat dirinya menari balet diatas panggung. Masalahnya, So Ra sering sekali bolos latihan balet dan bersembuyi di studio Taekyon (Korean traditional martial art) disamping studio balet nya. Dengan bantuan Ji Hoon, seorang guru Taekyon dan juga pemilik studio Teakyon itu, So Ra mendapat latihan tambahan insentif dari sang guru balet.


Semua keinginan Go Eun sebelum meninggal akhirnya terwujudkan. So Ra memiliki teman dan di malam terakhir sebelum kematiannya, dia menyaksikan So Ra tersenyum diatas panggung menarikan tarian balet yang indah.


Aku gak bisa berhenti nangis nonton film ini. Huhuhuhu. Walaupun at some point, kadang suka gak ketemu point inti dari mellow nya :-p Overall, ini film cocok banget untuk kamu yang berjiwa mellow seperti aku ^^


Dari skala 1 sampai 5, film ini aku rate dengan nilai 2.5 ^^ 


Aku suka banget scene dimana So Ra berangkat sekolah dan dia menangis saat berjalan di luar rumah karena Ibu nya sedang muntah-muntah di kamar mandi. Pada saat itu So Ra berusaha bersikap normal di rumah, seakan-akan dia tidak tahu tentang penyakit parah yang diderita Ibu nya. Acting pemeran So Ra ini cukup natural, sehingga membuat aku ikutan menangis sedih juga... gak kebayang kalau harus aku yang ada dalam posisi So Ra :-(


Film ini layak ditonton saat sedang ingin menghabiskan waktu, seperti aku :-p Saranku, jangan lupa sediakan tissue yang banyak dan air putih ya. Soalnya dijamin akan nangis banyak dan tenggorokan akan kering karena kebanyakan nangis. Hahaha.


Okay... sudah dulu movie review nya ya ^^ Sampai ketemu di another post!!!


-Kakak DocCii-



2 comments:

hai doccii n kakak ^^
aku udah liat film ini..
aku nangis dong waktu bagian so ra ngehalangin dokter masuk waktu ibunya meninggal :') sedih yaaa


btw, aku udah follow blog kalian.. folbek ya ^^

diaryseorangyosinta.blogspot.com

Followed, my dear ^^ Iyaaaa ~ itu sedih banget waktu So Ra gak kasih dokter nya masuk mau periksa Ibu nya... hiks hiks hiks

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More